Perkembangan pesat internet yang saat ini terjadi ternyata telah mempengaruhi kehidupan manusia. Terlebih internet menjadi sebuah perangkat luar biasa untuk berinteraksi, bergaul dan menjadi gudang informasi untuk siapapun dan kapanpun. Termasuk untuk anak-anak. Internet menjadi wadah mereka untuk bermain dan belajar.
Game online merupakan salah satu media anak-anak untuk bermain di Internet. Bermain game memang mempunyai dampak positif terhadap anak, karena bisa melatih pola berpikir, refleks, bahkan dapat meningkatkan jiwa kompetitif seorang anak. Terlebih untuk game online, anak secara tidak langsung diajarkan berkompetisi tidak hanya dengan anak-anak di seluruh dunia, tapi bisa jadi berkompetisi dengan orang dewasa.
Tapi tidak semua game itu cocok untuk anak-anak. Bahkan game yang cukup populer di Indonesia, khususnya game online dan game console, itu mengandung kekerasan dan unsur seksualitas. Sebuah software game seharusnya dilengkapi parental control, tapi yang terjadi di Indonesia, banyak game station tidak melengkapi gamenya dengan hal itu.
Hal ini jelas bisa memperburuk kondisi psikologis anak-anak. Terlebih game itu dapat membuat seorang anak menjadi kecanduan, hingga bisa lupa makan, mandi, belajar, bahkan tidur. Untuk itulah orang tua di jaman sekarang berkewajiban untuk mengontrol dan membimbing anak-anaknya dalam bermain game, baik itu game online maupun game console.
Adalah Entertainment Software Rating Board (ESRB) yang menjadi Parental control dari semua software untuk komputer dan video game. Dan semenjak tahun 2005, rating yang dikeluarkan ESRB menjadi tolak ukur perusahaan console untuk menerima sebuah game jalan di sistem mereka.
Rating yang mereka keluarkan ada dua jenis, peringkat tidak terbatas dan peringkat terbatas. Untuk yang rating tidak terbatas dimaksudkan bisa dimainkan oleh semua orang, dan khusus untuk anak-anak ada pembatasan umur. Rating tersebut adalah: Early Childhood (3+), Everyone (6+) Everyone 10+ Teen (13+). Sementara rating yang terbatas memang ditujukan untuk orang dewasa dan tidak seharusnya di beli oleh orang yang umurnya dibawah ketentuan umur yang tercetak. Seperti yang bisa dilihat diatas, rating untuk jenis ini adalah Mature (17+) dan Adults Only (18+).
Lalu bagaimana dengan game di mobile? Sekarang ini sedang booming applikasi mobile game untuk perangkat tab dan smartphone. Untuk game di media ini, orang tua tidak perlu khawatir. Karena perusahaan pembuat device ponsel dan tab telah menyediakan parental control di device mereka yang bisa membatasi akses download ke beberapa applikasi game mobile dewasa.
Memproteksi anak dalam bermain game memang penting dilakukan oleh orang tua. Tapi yang terpenting dari semua itu adalah anak diajarkan bahwa game itu hanyalah sebagai hiburan sesekali yang menyenangkan dikala suntuk. (ADK)

