Setiap pengguna internet pada dasarnya rentan melakukan perilaku online berisiko. Apa sih perilaku online berisiko itu? Perilaku ini merujuk pada kegiatan pengguna internet yang cenderung mengabaikan risiko  keamanannya di dunia maya. Seperti mencantumkan identitas diri, alamat rumah, nomer telpon atau ponsel serta alamat email secara online. Artinya, pelaku secara sadar dan sengaja  memajang data lengkap pribadinya di situs publik. Ini jelas merupakan pintu masuk yang dengan mudahnya bisa dimanfaatkan oleh oknum-oknum iseng yang tidak bertanggung jawab.  Jadi sebaiknya pertimbangkan dengan matang dengan resikonya sebelum Anda mempublikasikan data lengkap pribadi di internet atau jejaring sosial. Karena tidak semua pengguna internet atau media sosial  sebaik yang Anda kira lho.

 

Makanya, hati-hati juga  jika Anda ingin berinteraksi dengan orang asing (online stranger). Jalinlah pertemanan dengan orang-orang  yang  Anda kenal. Jangan mudah menempatkan orang asing masuk ke dalam jalur pertemanan Anda. Selain itu, hindari juga memberikan informasi pribadi kepada orang asing. Tidak ada salahnya untuk lebih selektif dalam memilih teman ataupun untuk berbagi informasi. Dan yang tak kalah penting, jangan pernah menbicarakan soal seks dengan orang asing. Aksi ini kerap kali berakhir dengan kejahatan. Terakhir, tak sedikit juga pengguna internet yang gemar mengunjungi situs dewasa. Tahukah Anda, bahwa cookie situs tersebut bukan hanya akan merekam semua kegiatan selama kunjungan tapi juga alamat IP Anda! Jadi pikir ulang lagi ketika akan mengunjungi situs dewasa. Itulah pentingnya bagi pengguna internet dan media sosial untuk selalu bersikap hati-hati. Tujuannya,  agar  terhindar dari perilaku online yang berisiko cukup tinggi juga menjauhi masalah di kemudian hari.