Bullet Hell Mania – Bisakah Kamu Bertahan Hidup di “Neraka Peluru”?

Apakah kamu senang bermain game tembak-menembak (shoot-em-up)? Pernahkah kamu mencoba bertahan hidup di dalam arena “bullet hell” - yaitu 'neraka' dimana peluru-peluru beterbangan ke segala arah? Berikut ada beberapa game bullet hell mania untuk menguji coba kehebatan kamu menghindari peluru:

 

All Against One – Gunakan Semua Senjata

Si muda Claude – Sang Raja Angkasa, siap untuk menikah. Sebuah turnamen digelar, untuk menemukan calon ratu yang bisa menandinginya dalam pertarungan di angkasa! Siapakah yang bisa mengalahkannya?

All Against One yang diciptakan Leon Arnott memiliki grafis sangat sederhana, dan gamenya pun bisa ditamatkan dalam waktu kurang dari 15 menit. Namun, hal itu tidak mengurangi keseruan game ini, karena keunikannya adalah pemain harus mengalahkan Sang Raja Claude menggunakan senjata yang sudah ditentukan sebelumnya! Senjata-senjata yang diberikan cukup unik dan menghibur, mulai dari pistol biasa dengan peluru otomatis, cincin laser yang terus menyala, hingga tongkat yang digunakan untuk memukul balik peluru yang ditembakkan lawan.

Kalahkan musuh dengan cincin laser dalam “All Against One”: http://youtu.be/mMZfXUA2CVg

Semakin Raja Claude terkena serangan, semakin terkikis baju pelindungnya dan semakin ganas ia menembakkan peluru. Pemain harus bergerak gesit untuk menghindari peluru dan memenangkan turnamen. Tujuan dari game ini adalah mencetak skor tertinggi – setiap kali Raja terkalahkan, pemain mendapat skor 100 dan setiap kali terkena peluru, pemain kehilangan skor 33.

Bisakah kamu menamatkan game ini, tanpa terkena peluru sama sekali dan meraih skor tertinggi? Silakan coba All Against One secara gratis memakai browser kamu di:

http://l.j-factor.com/gmhtml5/All_Against_One/

 

Realm of the Mad God – Jangan Jadi Santapan Monster

Dalam Realm of the Mad God, sang Dewa Jahat Oryx telah menangkap manusia-manusia untuk dijadikan santapan bagi monster-monsternya. Terjebak dalam dunia dengan penjara gelap tak terhitung banyaknya, setiap pemain harus bertarung untuk bertahan hidup. Pemain bisa bertarung sendirian atau bersama teman dalam sistem kerjasama agar bisa mengalahkan sang Dewa Oryx dan ribuan anteknya.

Realm of the Mad God adalah game massively multiplayer fantasy RPG shooter yang dikembangkan Wild Shadow Studios. Game ini memiliki grafis berdasarkan pixel, sehingga karakter dan musuh terlihat seperti mainan Lego kotak-kotak. Namun, grafis simpel ini didukung dengan permainan yang cepat dan sengit, karena game ini memungkinkan 85 pemain bertarung dalam satu arena bersama-sama – begitu ramainya sampai tidak jelas yang mana teman, musuh, atau peluru!

Bertarung dengan puluhan pemain di “Realm of the Mad God”: http://www.youtube.com/watch?v=JDfdX2jpHxE

Sumber gambar: http://mmohuts.com/browser-games/realm-of-the-mad-god 

Pemain bisa memilih satu diantara 10 kelas karakter seperti Knight, Assassin, atau Necromancer. Cara pemain memperkuat karakter adalah dengan mengumpulkan item yang dijatuhkan monster ketika dikalahkan. Yang membuat game ini unik adalah ketika karakter mati, pemain harus mengulangnya lagi dari awal – sehingga kemampuan menghindari peluru di Realm of the Mad God adalah skill yang mutlak harus dimiliki! 

Kamu bisa mencoba membangun karakter kamu sendiri di Realm of the Mad God di situs:

http://www.realmofthemadgod.com/

 

Orbitron: Revolution – Selamatkan Stasiun Orbit dari Armada Robot

Setelah melihat dua game sebelumnya dengan grafis simpel, game ke-3 ini memiliki grafis modern dan latar cerita yang modern juga. Dalam Orbitron: Revolution yang diciptakan Firebase Industries, pemain diluncurkan dalam sebuah pesawat tempur luar angkasa ke medan pertarungan sengit melawan armada robot yang hendak menghancurkan stasiun pembangkit tenaga Orbital Power Station. Pemain bisa memilih satu diantara dua model pesawat tempur, untuk meledakkan semua musuh dalam tiga mode permainan yang berbeda.

 

Meski Orbitron: Revolution terlihat cantik, dari segi konten game ini masih memiliki kekurangan. 2 mode permainan yang bisa dipilih adalah Countdown dan Ring Defence, dan 1 lagi Extra didapatkan setelah pemain bertahan lebih dari 5 menit dalam sebuah mode. Selain 2 kelas pesawat tempur yang bisa dipilih, hanya ada 1 level yang bisa dimainkan secara single-player. Hal ini membuat sistem permainan sangat linear dan tidak begitu banyak yang bisa dilakukan oleh pemain dalam game.

Kendalikan pesawat tempurmu dalam Orbitron: Revolution http://youtu.be/OGPce6P5BmU

Meski terbatas, pertempuran yang terjadi dalam game Orbitron: Revolution cukup seru, dan soundtrack yang mengiringi peluru-peluru yang mendesing di luar angkasa keren untuk didengar. Soundtrack ini dibuat oleh Audio Antics, dan terdengar retro-modern – mengingatkan pemain akan soundtrack game serupa “Shatter PSN” yang juga tentang pesawat tempur luar angkasa. Dipadu dengan salah satu grafis terbaik yang dimiliki game indie khusus untuk Xbox 360, Orbitron: Revolution adalah game yang seru untuk dicoba.

Kamu bisa membeli game pesawat tempur retro-modern ini di:

http://www.gamersgate.com/DD-ORBREV/orbitron-revolution

Selamat bermain!