You are not logged in.
@Cazzanova
sukurlah... tapi koq aneh aja IIX Down nya cuma 500an,tapi IX bisa 1000 keatas... ada yg gag beres di speedtest sepertinya...
Offline
sama seperti di tempat sy mas tadi malam koneksi IIX nya down akses beberapa web lokal lambat tapi internasionalnya lumayan cpt
Offline
iya om bonie.... tapi hari ini dah hampir sama hasilnya... tapi itu sendirian ( 1komp) klo pas lg rame ya rada turunan lah.. soalnya user disini byk yg youtuber sih...
oya om bonie.. yg di maksud stabil tu ping nya ato BW nya om???
ping disini pass pake modulasi ADSL_g.dmt pingnya rada lompat2 gitu...
Offline
@Cazzanova
pake modulasi ADSL_ANSI_T1.413 stabil di SNR Margin + Line Att. jarang drop beda dgn ADSL_g.dmt pasti drop disini,mungkin kalau ditempat lain beda pengaruhnya,
ping kalau lompat2 mungkin blm idle koneksinya,alias ada pemakaian selain request package ping bisa di PC sendiri juga,seperti update2 background AV/Windows/software2 lain
Offline
Ikutan ahh ![]()
ADSL Firmware Version:FwVer:3.11.2.162_TC3086 HwVer:T14.F7_5.0
Line State:Showtime
Modulation:G.DMT
Annex Mode:ANNEX_A
Downstream Upstream
SNR Margin: 20.0 31.0db
Line Attenuation:57.5 31.5 db
Data Rate: 1024 128 kbps
kira kira gimana Om ?
bagus atau engga ?
ini kadang kadang tapi keseringan koneksinya drop ![]()
pakai modem TP-LINK TD-8817
Offline
Tunggu sebentar lagi saya ketik respond-nya, sekalian di-format dikit biar gak susah dibaca ... ![]()
Offline
Buat mixmax18
------------------------ Downstream ----- Upstream
SNR Margin:______ 20.0 31.0 db
Line Attenuation:__ 57.5 31.5 db
Data Rate: _______ 1024 128 kbps
Dari data di atas, yg langsung kelihatan menyolok "bau amis" nya adalah nilai Downstream Line Attenuation (DS-LA) yg mencapai 57,5 dB. Terlalu dekat dgn batas atas 60,00 dB. Dapat dikatakan ia berada "di tepi tebing". Dalam bahasa Jawa Kuna: "too close to the error margin". Satu-dua langkah lagi pasti keok dah tuh connection. ![]()
Maksudnya, cuma diperlukan sedikit tambahan gangguan interferensi lagi dari peralatan di sekitar terminal anda (atau di sepanjang jalur dari modem anda ke modem di mesin DSLAM TelkomSpeedy) unt 'menjatuhkan' koneksi anda.
Di rumah, gangguan semacam itu bisa timbul dari peralatan listrik umum (misal lampu neon/fluorescent/TL tua, stabiliser tua, electronic alarm system, dsb) yg "bocor" sehingga menghasilkan radio interference dan/atau EMI.
Di sepanjang jalan, interferensi bisa muncul dari lampu mercury di pojok jalan (yg sudah uzur), atau antena radio/TV tetangga yg sudah tidak terawat (kabel, booster, dsb). Kalau kebetulan kabel telpon anda lewat dekat situ, atau ada yg kebetulan menghidupkan peralatan listrik bermasalah disekitarnya, maka masuklah frekuensi yg "tidak dikehendaki" dan mengacaukan frekuensi Signal di kabel data.
Kita bilang keadaan di atas sbg frekuensi sinyal GANGGUAN (Noise) lebih besar [atau mendominasi] sinyal DATA (sinyal yg BERSIH, BerMakna, yg sebenarnya berisi Data+SignalCode yg diperlukan unt menyelenggarakan DAN memelihara koneksi). Ya tentu saja putuslah hubungannya.
Bahasa lain yg lebih singkat (tapi lebih berat technical-nya): Tingkat Redaman di kabel besar sekali. Redaman --> bayangkan seperti peredam suara di ujung laras pistol, cuma mikirnya agak dibalik dikit --> yg kita mau sebisanya sinyal BERSIH mengalami efek peredaman sekecil mungkin.
Efek peredaman tidak bisa dihilangkan sama sekali, bahkan pada medium modern seperti fibre optic sekalipun. Tiap material memiliki tingkat peredamaan sendiri².
Terakhir unt masalah LA ini, dari secuil data di atas terjemahan "bebasnya" kira²:
Yang paling banyak teredam (hilang di jalan) adalah sinyal masuk dari arah provider menuju anda (downstream), sementara dari arah anda ke DSLAM TelkomSpeedy (upstream) tidak banyak masalah (sudah bisa di bilang okay lah).
------------------------ Downstream ----- Upstream
SNR Margin:______ 20.0 31.0 db
Line Attenuation:__ 57.5 31.5 db
Data Rate: _______ 1024 128 kbps
Nilai SNRM (Signal-to-Noise Margin) sebesar 20 dB sudah baik (lebih dari cukup) untuk dilalui lalu-lintas data berkecepatan 1 Mbps (Megabit per detik; 1000 kilobit per detik). Pada nilai segitu, ada cukup potensi unt memperoleh koneksi 1 Mbps yg stabil.
Tapi kan kualitas suatu koneksi diukur tidak hanya menggunakan satu atau dua parameter saja. Margin (gampangnya: jarak main) memang cukup, namun kalau Redaman-nya besar bisa diartikan mayoritas sinyal yg "bisa di-olah" (berhasil lolos dari tindasan derau disepanjang jalur) cuma sinyal "lamat²" (lemah) saja.
Jadi wajar kan kalau lalu kondisinya rentan terhadap disconnection?
Coba tengok juga sekarang di modem anda parameter lain yg bisa menunjukkan "seberapa kerasnya" unit pengolah sinyal digital di modem/router ADSL harus bekerja untuk men-transmit (kirim) dan/atau menerima sinyal: Tx (Transmit) dan Rx (Receive) Power.
Saya berusaha memakai bahasa sehari² namun beberapa jargon teknis tak bisa dihilangkan --> kalau nekat resikonya malah nambah bingung, terutama pas mau dicocokan dgn referensi tertulis.
Segini cukup toh? ![]()
mixmax18 wrote:
... kira kira gimana Om? bagus atau engga?
Score final: Gak Lulus lah yao ... ![]()
Eh, ada sedikit catatan tambahan soal masalah koneksi drop:
Kadang semua kelihatan sudah baik, tapi masih putus juga -- mungkin dua atau tiga kali dalam sehari, gitu ... Menurut pengalaman sampai saat ini di lapangan, khususnya di daerah Solo dan sekitarnya, kalau keadaan di sisi kita udah baik tapi terjadi seperti itu penyebabnya [hampir selalu] ada di provider. Perhatikan bahwa saya tidak secara spesifik bilang di kabel, modem, router, switching device atau mesin lain milik konglomerasi Telkom (PT Telkom yg mengurusi pertelefonan/voice/comm-switch, TelkomSpeedy yg mengurusi komunikasi data, Telkomsel yg mengurusi jaringan selluler, dsb). Kalau pas kebetulan ada yg tengah melakukan "eksperimen" (mencoba implementasi atau konfigurasi baru) di suatu titik (misal di pusat DivRe), dan kebetulan ada yg mletho (meleset), ya komunikasi kita di-reset/ter-reset, alias putus. Pengertian "putus" di sini bukan jalurnya melainkan connection logic-nya (alias "putus akses").
EoM
Last edited by JackaThello (20-08-2009 20:43:35)
Offline
haha ![]()
engga lulus yoo Om ..
ya udah thanks Om respondnya ![]()
udah di telp pdhal ke 117 katanya lagi di proses ..
abis Line Attenuation ngdrop banget
Offline
Wah, sabar juga nungguin ane ngetik pake jurus 4 jari yah ... ![]()
He he he ... ![]()
Sorry tadi agak kelamaan dikit sebab mesti konfirmasi data dulu dengan referensi lain yg sudah established untuk menjamin akurasi posting.
Makacih kembali ... ![]()
Ups, sorry ... 117 yah? Bukan 147?
Jadi mau minta periksa (sekalian ganti) jaringan kabel gitu? ![]()
Last edited by JackaThello (20-08-2009 20:48:59)
Offline
hem... jadi pas petugas telkom rubah2 jaringan tentungan dia restart juga... akhirnya terputus jua... tapi seperti ini gak bakalan sering terjadi khan?! masak tiap hari?! ![]()

Offline
JackaThello wrote:
Wah, sabar juga nungguin ane ngetik pake jurus 4 jari yah ...
He he he ...
Sorry tadi agak kelamaan dikit sebab mesti konfirmasi data dulu dengan referensi lain yg sudah established untuk menjamin akurasi posting.
Makacih kembali ...
Ups, sorry ... 117 yah? Bukan 147?
Jadi mau minta periksa (sekalian ganti) jaringan kabel gitu?
jiah gw jadi salah ketik maksudnya 147 om ![]()
setelah curhat ke 147
abis itu telp tekhnisinya paling Om ..
minta di cek jaringan dan kabel2nya kalau memang butuh di ganti ya pasti di ganti
..
curhat dikit ahh
tetangga sebelah 1 tembok pula dia pake speedy yg paketnya sama yaitu paket family Line Attenuation & SNRnya bagus gw lihat status modemnya
untuk SNR downstream : 28db dan upstream 31db
untuk Line Attenuation : 10db dan upstream 15db
memang tetangga gw itu wow koneksinya
maknyus lancar tenan ..
makanya gw jadi rada sirik sama tetangga sedangkan koneksi di gw aduh mencret-mencret gini seret banget ![]()
haha
Offline
opikdesign wrote:
hem... jadi pas petugas telkom rubah2 jaringan tentungan dia restart juga... akhirnya terputus jua... tapi seperti ini gak bakalan sering terjadi khan?! masak tiap hari?!
Oh, tidak selalu begitu (me-restart TACACS/RADIUS Server, dsb) mas Opik ... ![]()
Dulu kalau tak salah ingat pernah terjadi ada sistem firewall baru mau di-implementasikan di jaringan. Karena satu dan lain sebab (misal, sumber daya terbatas --> jumlahnya loh
) lalu ada sedikit masalah, akibatnya timbul "sedikit" gangguan di sisi user.
Mungkin kalau kang Ian masih ingat ceritanya ... ![]()
Kalau yg unt keadaan saat sekarang (sejak adanya paket² Multi-Speed), kelihatannya mungkin [akan] ada phase/proses trial&error -- sebab kadang memang ada beberapa aspek² tertentu harus di[uji]coba secara live sih.
Tanya Jinderal "Khampretz-I" Ian deh (kalau dia lagi gak males ngetik).
Inquiry keyword: Bandwith Shapper ![]()
opikdesign wrote:
hem... jadi pas petugas telkom rubah2 jaringan tentungan dia restart juga...
Ini tidak sembarang "petugas" Telkom loh, hanya yg punya credential bisa akses ke sentral jaringan koneksi ...
Dan tidak sembarang restart kaya desktop kok.
Dulu pernah tak "intip" (lokal, dari sini saja, gak masuk ke "wilayah" sana) hampir seharian lihat (dan mengumpulkan data) pattern hilangnya ikatan koneksi logic ke berbagai server & peralatan broadband TlkSpd ... kesimpulan sementara: restart dilakukan saat "sepi" (tengah malam sampai subuh, kadang sekitar saat update billing). Rasanya cuma bisa ingat segitu.
Last edited by JackaThello (21-08-2009 00:00:10)
Offline
Ini data modem sya pake Dlink 520B
Statistics -- ADSL
Mode: ADSL2+
Line Coding: Trellis On
Status: No Defect
Link Power State: L0
Downstream Upstream
SNR Margin (dB): 35.9 38.5
Attenuation (dB): 21.0 9.4
Output Power (dBm): -7.6 4.6
Attainable Rate (Kbps): 19008 1220
Rate (Kbps): 1021 126
MSGc (number of bytes in overhead channel message): 63 14
B (number of bytes in Mux Data Frame): 30 1
M (number of Mux Data Frames in FEC Data Frame): 1 16
T (Mux Data Frames over sync bytes): 1 7
R (number of check bytes in FEC Data Frame): 16 16
S (ratio of FEC over PMD Data Frame length): 0.9400 7.5294
L (number of bits in PMD Data Frame): 400 51
D (interleaver depth): 64 8
Delay (msec): 15 15
Super Frames: 7837440 7942822
Super Frame Errors: 0 558
RS Words: 540783386 3057713
RS Correctable Errors: 0 64407
RS Uncorrectable Errors: 0 N/A
HEC Errors: 0 4964
OCD Errors: 0 0
LCD Errors: 0 0
Total Cells: 306105462 1477252014
Data Cells: 67263597 389310820
Bit Errors: 0 164245
Total ES: 0 29000209
Total SES: 0 29000060
Total UAS: 15 28998999
Mohon petunjuknya
seandainya dipake buat game,maksimal brp komp?
saya pake paket office
kl kurang baik srannya pake speedy yg apa?
saya da di Lombok Tengah kira2 pa sdah bgus jaringan dit4 saya?
Offline
Buat Mr Arief nan Gagah
Arief Gagah wrote:
Mohon petunjuknya ...
Ok, sesajennya sudah disiapkan belon? ![]()
Arief Gagah wrote:
... seandainya dipake buat game,maksimal brp komp? ...
Games Online (WoW, Pangya, Tantra, LoTR Online, MMORPG series)?
Games Single Player (Oblivion, FallOut3, Knight of The Old Republic, dan sejenisnya)?
Games LAN-based (Call of Duty, Medal of Honor, dsb in local LAN)?
Web/Flash-based Games (Facebook's Mafia, dan konco²)?
Bagus tuh Rif, ... modemnya kelihatannya sehat kok ... ![]()
Margin (SNRM) nya besar/lebar [SNR tidak sama ama SNRM loh yah ...]
Khusus unt SNRM anda bagus sekali (di atas 29/30 dB).
LA bisa di bilang kecil (redaman rendah) untuk kedua arah.
Ini konfirmasinya:
Attainable Rate (kbps): DownStream 19.008; UpStream 1.220
Tahu artinya buat anda? ![]()
Soal jaringannya "sehat" gak, wah... masak aku harus berenang ke Lombok di tengah ombak 6 meteran di Laut Java musim kayak gini? ![]()
Nge-test "kesehatan" jaringan tidak lengkap tanpa pemeriksaan fisik (kabel, instalasi, ventilasi mesin² utama seperti Server, Router, Switch, dsb).
Omong², jaringan disebut "sehat" kira² pengertiannya gimana nih?
Tidak suka "ngompol" termasuk "sehat" gak? ![]()
Jaringan "ngompol" --> ada bandwidth "bocor" gak jelas ke mana larinya, terpakai untuk apa saja, distribusinya, dst dll.
Lupa tanya beberapa hal:
• Ketika capturing data yg anda berikan di depan, modem/router itu sudah hidup seberapa lama? (dalam jam)
• Pola penggunaan bagaimana? On 24 jam x 7 hari x 360 hari?
• Berapa kira² perkiraan jarak kabel antara posisi modem anda dengan Setral Otomat (STO) tempat anda terhubung?
Edit 2009-08-21 01:30~01:55
Arief Gagah wrote:
... seandainya dipake buat game,maksimal brp komp? ...
Asumsi: Anda maunya fokus ke Games Online.
Di sub-forum Speedy, room Warnet, kayaknya banyak catatan berharga unt dipelajari, jejak peninggalan dari diskusi² sebelumnya yg banyak berkaitan dengan masalah bisnis Games Center plus atau minus CyberCafe.
Misalnya di thread ini:
• Pasang warnet sama game online bisa enggak?
http://opensource.telkomspeedy.com/foru … hp?id=7088
• Anggaran Listrik utk Warnet
http://opensource.telkomspeedy.com/foru … hp?id=7537
• Bikin Warnet
http://opensource.telkomspeedy.com/foru … hp?id=6648
Saya lihat anda juga sudah pernah posting di sana kan? ![]()
Kalau mau sabar disimak satu² (lalu dikumpulkan yg berguna dan dianalisa sendiri --> local research), sepertinya anda mungkin bisa mendapatkan jawaban atas pertanyaan anda di atas, plus bonus: Gambaran umum tentang Prospek/Potensi, Resiko, Kebutuhan Biaya (investasi, operasional, maintenance, dsb), serta hal² lainnya loh ... Malah kalau diperlukan bisa menyewa jasa profesional (katanya) segala.
Komplit [hampir] deh nih forum ... ![]()
Sambil menunggu masukan lebih lanjut, apakah sudah mulai "menambang" data dari sub-forum tsb?
Oh iya, banyak juga rekan seforum yg aktif mengelola Games Center dan CyberCafe yah? Sering² aja mereka diajak "diskusi" (dicuri ilmu dan pengalamannya) gitu gimana? ![]()
EoM
Last edited by JackaThello (21-08-2009 01:55:18)
Offline
Maaf,
Knp tak coba pake DOTA kok pingnya ampe 90 kdang 120, tp itu kl 5 komp nya smua
Ini konfirmasinya:
Attainable Rate (kbps): DownStream 19.008; UpStream 1.220
Tahu artinya buat anda?
"Maaf ga thu cz msih newbie"hehehe so hrus byak blajar..
Soalnya waktu set speedy petugasnya bilang "Mas tunggu bentar cz jumpernya bukan disini(Lombok) tp ada di Bali) so tgg bentar ya... biar bisa OL" stlah bbrpa lama OL jg jd say brpkir pa sbenernya di daerah sya ini blum mencakup jaringan speedy?kok jumpernya da di Bali?mang daerah lombok jg ga pnya sentral sendiri?
modem nyala 24 jam nonstop(tak modif pake kipas kompt) sumber dri kompt cz pernah pake Articonec jebol so saya ga mau kecolongan lg.
Antara Kompt dengan modem 1 mter, Modem ke spliter 30cm ke STO skitar 10-15 meter
skalian tanya beberapa hal lagi om:
1. seting jaringan saya : telp ---->modem ---> switch(16 port) trus tak bagi lgs ke kompt laen. trmasuk server(operator/biling). da temen yg bilang salah so yg bener gmana?
2. Sebenarnya kemampuan untuk game OL pya saya brp kompter(yg optimal) cz skr da 10 unit komptr
3. kl utk game bagi bandwithnya berapa om
Maaf ya banyak tanya
Offline
Attainable Rate (AR): DownStream 19.008 kbps; UpStream 1.220 kbps
Secara ringkas artinya bahwa secara teoritis jalur yg anda miliki sekarang itu bisa dipakai unt komunikasi data dgn kecepatan sampai 19.008 kbps downstream (±19,01 Mbps dari ISP ke anda) dan 1.220 kbps upstream (±1,22 Mbps dari anda ke ISP).
Modem anda menghitung nilai AR berdasarkan hasil pengukurannya atas kualitas SNRM dan LA; kedua nilai ini menunjukkan kualitas/kondisi line (jalur).
Keterangan "secara teoritis" harus dicantumkan karena nilai Attainable Rate (AR) itu akan berubah setiap saat seiring dng perubahan nilai kedua parameter yg dipakai unt dasar perhitungan tadi (SNRM dan LA).
19.008 kbps = 19.008 : 1000 = ±19,01 Mbps • 1.220 kbps = ±1,22 Mbps
Arief Gagah wrote:
... kok jumpernya da di Bali?mang daerah lombok jg ga pnya sentral sendiri?
Waduh, no comment
... musti tanya orang Telkom sana tuh ... ![]()
Arief Gagah wrote:
... modem nyala 24 jam nonstop ...
24 jam non-stop dan semua field error-nya masih nol --> bagus banget kan! ![]()
Arief Gagah wrote:
... (tak modif[ikasi] pake kipas komptr) ...
Lha yaa itu resep rahasianya ... ![]()
Arief Gagah wrote:
... Antara Kompter] dengan modem 1 mter, Modem ke spliter 30cm ...
Udah 'benthul' semua pengaturannya ... optimal ![]()
Arief Gagah wrote:
... ke STO skitar 10-15 meter ...
Wah, cuma 15m?! Rumah anda dipinjam Telkom Lombok Tengah unt menaruh Sentral Otomat ya? Pantas Line Attenuation bisa bagus: cuma 21.0 dB downstream, dan 9.4 dB upstream.
Such a lucky guy, indeed ...!
Baru tahu aku sekarang kenapa nicknamenya pake attribut "gagak", eh ... "gagah" ... hihihi ![]()
Arief Gagah wrote:
... skalian tanya beberapa hal lagi om:
1. seting jaringan saya : telp ---->modem ---> switch(16 port) trus tak bagi lgs ke kompt laen. trmasuk server(operator/biling). da temen yg bilang salah so yg bener gmana?
Walahhh, masalah networking kok ditanyakan di sini? ![]()
Yang itu lebih tepat di-posting [lagi] di sub-forum "Networking, VoIP & 4G", Room "Networking":
Ini kalo malas saya tuliskan hyperlinknya, tinggal di-klik:
http://opensource.telkomspeedy.com/foru … .php?id=18
Jawabannya bisa lebih lengkap dan afdol di sana, apalagi kalau anda sertai dgn skema (topografi) jaringannya.
• Skema jaringan di gambar yg baik (sederhana tapi lengkap), komplit dng keterangan peralatannya.
Cara posting gambar di forum sudah ditulis kang Ian jadi satu dgn "Peraturan dan Etika Posting". Petunjuk itu ada di bagian paling bawah.
• Jangan posting pakai bahasa SMS ... pusiang bacanya ... ![]()
(kecuali singkatan umum seperti: dgn, yg, dll, dsb, ...)
• Ketik dulu draft-nya pakai NotePad atau WordPad. Kalau sudah oke baru di-posting.
• Pertanyaan yg disusun serius cenderung mengundang tanggapan yg serius pula.
• !PENTING!: MAC Address dan IP Address supaya disamarkan (ganti dgn yg bukan sebenarnya)!
Di sana banyak pakar jaringan (pakar tulen, pakar kecebonk, pakar aspirin, pakar-pakaran, dsb) yg lebih berkompeten menjawab pertanyaan anda.
Arief Gagah wrote:
2. Sebenarnya kemampuan untuk game OL pya saya brp kompter(yg optimal) cz skr da 10 unit komptr ...
3. kl utk game bagi bandwithnya berapa om.
cz = because ? • pya = punya ? • skr = sekarang ?
Jawaban singkat (tapi jujur): "Aku tak tahu ..." ![]()
Berikut ini hanya jawaban seadanya (tidak lengkap).
Versi [jauh] lebih lengkap ada di SubForum "Speedy", room Warnet
http://opensource.telkomspeedy.com/foru … .php?id=14
"Optimal" berarti maksudnya "pas se-efisien mungkin dgn ketersediaan resources yg ada" kan?
Alias tidak kurang dan tidak lebih ya?
Pertanyaan model gini ini loh yg paling susah menjawabnya ... ![]()
Sebabnya:
• Kondisi dan performa real tiap jaringan senyatanya berbeda, biar spesifikasi hardware-nya di atas kertas sama persis sampai ke titik dan koma-nya.
• Kondisi jalur dari satu titik ke titik lain tidak mungkin sama persis 100,00%, apalagi kalau jalur komunikasi melalui berbagai medium (bawah laut, puncak bukit, perbedaan medan magnit bumi, dsb).
• Sebuah system merupakan kerja tersinkronisasi dari berbagai macam kombinasi peralatan.
Kalau benar² mau optimal, sepertinya harus di-set dan di-test langsung di jaringan anda, live ... Tetapi memang bisa dilakukan perhitungan dgn memanfaatkan berbagai asumsi.
Apa semua detail perhitungan yg sudah ada di sub-forum lain harus di-copy/paste di thread ini?
Apa tidak lebih baik menyimak material orisinil di tempat aslinya di mana dia di taruh para penulisnya?
Berdasarkan pengalaman para operator Games Center:
• Satu terminal games rata² hanya perlu 30~50 kbps selama dipakai main games.
• Kebutuhan meningkat cukup drastis hanya ketika melakukan regular patching.
Dapat dimaklumi karena harus men-download games patches yg umumnya berukuran besar.
Catatan:
• Kapasitas "advertised" bandwidth anda: Downstream 1024 kbps, UpStream 128 kbps (kapasitas menurut iklannya TelkomSpeedy).
Kapasitas efektif: 80~85% dari "advertised" bandwidth [lihat asumsi di bawah]
Asumsi: Setting & konfigurasi peralatan benar; Kualitas hardware memenuhi syarat unt penggunaan 24 jam.
"Kapasitas Efektif" maksudnya kacepatan sebenarnya yg dapat anda nikmati, yaitu "Kapasitas yg dijanjikan" (advertised rate) dikurangi overhead 10~15% (packet headers, dsb). Misalkan TelkomSpeedy anda downstream bandwidthnya 1 Mbps (1000 kbps, bukan 1021 atau 1024 kbps), jika sudah dapat 85% dari itu berarti sudah bener (normal; setting betul). Nanti lain hari [gak tahu kapan] saya coba tulis masalah ini di forum. Kelihatanya sebagian besar user masih berpikir beli bandwidth sama seperti beli kacang (beli 1 kg harus dapat 1 kg ...). Makanya pada sibuk complaint melulu ... ![]()
Packet Headers --> bukan "paket" nya Speedy, tapi "packet data" yg melewati jaringan Internet[working].
Di SubForum "Speedy/Warnet" sana juga ada uraian detail pembagian bandwidth (dgn Mikrotik).
Sekali ini you cari sendiri deh ...
Saya yakin belum lama melihatnya kok ketika fast-browse checking isi forum.
Arief Gagah wrote:
... Knp tak coba pake DOTA kok pingnya ampe 90 kdang 120, tp itu kl 5 komp nya smua
Connect ke DotA Games Server mana itu?
DotA Allstars Official Website?
IndoGamers
DotA NusaNet Indonesia
Uh, ini kalau mau afdol dan komplit harusnya yg jawab para maniac games online dan DotA warriors dah ... hihihi ... ![]()
Kata DotA warriors di salah satu games center populer di Solo, ping rata² dari Solo ke server DotA IndoGamers ±26ms.
Ping besar latency-nya bisa disebabkan karena (diantaranya):
• server tujuan over-burdened (kelebihan beban; diminta melayani melebihi kapasitas terpasang),
• jaringan kita over-loaded,
• jaringan kita tidak efisien konfigurasi-nya (untuk keperluan games online),
• kondisi jaringan memang sedang crowded (misal pada jam² sibuk),
• provider tidak dapat mengikuti tuntutan kebutuhan penggunanya
[seperti kasus TelkomSpeedy ketika bandwidthnya hanya ±5 Gbps],
• dilakukan ketika sedang ada masalah (seperti sekarang ini ketika lagi ada kerusakan jaringan kabel bawah laut di sekitar Taiwan)
http://opensource.telkomspeedy.com/foru … hp?id=8353
Nah, kan ... akhirnya jadi melenceng ngomong soal Games Center, Games Online dan kawan²nya di thread yg bukan tempatnya ... hehehe ... ![]()
Tapi gak apa² koq, cuma suatu komunitas online biasanya punya kepentingan mengarsip (maksudnya "mengelompokkan jadi satu") diskusi² didalamnya, dgn tujuan supaya bisa diakses dgn mudah kalau suatu kali diperlukan oleh para pengunjungnya.
Selain itu, bila diskusi dilakukan di tempat yg sudah disiapkan biasanya orang akan lebih mudah bertemu dgn sesama partisipan yg memiliki interest sama. Belum lagi biasanya room khusus kayak gitu juga memiliki Moderator dgn latar belakang pengalaman dan pengetahuan yg cukup mengenai bidang utama topik forum yg dimoderasinya.
Arief Gagah wrote:
... Maaf ya banyak tanya
Tidak apa, asal yg ditanya mau menjawab saja ...
... gratis lagi! ![]()
Dan yg bertanya mau menyimak --> Caveat lector !
Saya juga mau minta maaf tidak bisa memberikan jawaban yg benar² "optimal" ... ![]()
Pertanyaan bisa disusun dgn hanya beberapa kalimat, namun jawabannya mungkin perlu berlipat-lembar.
Capek deh ngetik respond yg ini ... ![]()
Last edited by JackaThello (21-08-2009 05:48:26)
Offline
Om JT, saya punya koneksi gini statisticnya, bagus kan
ye ye
Downstream Upstream
SNR Margin (dB) 37.0 38.0
Attenuation (dB) 20.5 9.0
Output Power (dBm) 3.5 11.5
Attainable Rate (Kbps) 19052 136
Rate (Kbps) 384 93
padahal kabelnya malang melintang, dekat2 ama kabel listrik lagi.
mungkin kalo upgrade speednya, SNRM bakalan turun yah?
oh ya, saya gak tahu apa itu Attainable Rate, kemarin2 nilainya 1024, sekarang kok dah naik?
PS: pdhal dah di edit, kok berantakan juga neh ![]()
Last edited by piccolo_ijo (21-08-2009 18:48:03)
Offline
SNR Margin .......: (DS) 37,0 dB --- (US) 38,0 dB
Line Attenuation: (DS) 20,5 db --- (US) 9,0 dB
Secara umum kelihatannya sudah bagus.
Malah secara relatif bisa dikatakan "Bagus Sekali" (outstanding) untuk kedua arah karena SNR_Margin sudah jauh di atas 11,0 dB dan tingkat redamannya (Line Attenuation) sangat rendah (di bawah ±20 dB).
piccolo_ijo wrote:
... mungkin kalo upgrade speednya, SNRM bakalan turun yah?
Ya, tentu saja, karena penurunan Margin Signal-to-Noise Ratio akibat peningkatan lines datarate adalah hal yg normal (expected).
piccolo_ijo wrote:
... padahal kabelnya malang melintang, dekat2 ama kabel listrik lagi. ...
Akan lebih baik jika mau menyempatkan diri merapikan jaringan perkabelan itu, supaya keadaan yg sudah bagus saat ini dapat bertahan lama. Selama arus listrik yg melalui kabel masih dalam batas rentang normal (±220 Volt; ±50/60 Hz), tentu semua kelihatannya baik² saja. Namun gimana kalau tiba² terjadi lonjakan tegangan (spike) seperti kadang² terjadi?
Jarak yg dekat (atau relatif dekat) antara jaringan kabel data/sinyal dgn power akan memperbesar probability terkena interferensi ketika gangguan muncul. Insulator dan/atau shielding dibuat pabrik dgn spesifikasi penggunaan standar rumah-tangga [kecuali kalau anda menggunakan kabel khusus]. Sedangkan yg namanya gangguan secara implisit sudah mengandung arti "tidak normal".
piccolo_ijo wrote:
... saya gak tahu apa itu Attainable Rate, ...
Attainable Rate?
Lho, sudah ditulis kok, meski cuma singkat saja.
Coba lihat bagian awal dari posting tepat di atas message anda.
piccolo_ijo wrote:
... kemarin2 nilainya 1024, sekarang kok dah naik?
Makanya rapikanlah jaringan kabel anda yg katanya "lintang-lantung" itu ... ![]()
piccolo_ijo wrote:
... pdhal dah di edit, kok berantakan juga neh
Lain kali boleh dicoba posting status modem dgn menggunakan BB Code "{Code}" (kurung-kurawal ganti dgn kurung-siku). Petunjuk dan contoh penggunaan ada di halaman "BBCode Help" (klik opsi "BBCode" yg tepat berada di bawah kotak unt mengetik isian posting).
EoM
Last edited by JackaThello (23-08-2009 03:32:40)
Offline
wah wah ... sehabis sahur langsung posting ...![]()
Offline
JT wrote:
Attainable Rate?
Lho, sudah ditulis kok, meski cuma singkat saja.
Coba lihat bagian awal dari posting tepat di atas message anda.
belum baca rupanya ![]()
Akan lebih baik jika mau menyempatkan diri merapikan jaringan perkabelan itu, supaya keadaan yg sudah bagus saat ini dapat bertahan lama. Selama arus listrik yg melalui kabel masih dalam batas rentang normal (±200~240 Volt; ±50~60 Hz), tentu semua kelihatannya baik² saja. Namun gimana kalau tiba² terjadi lonjakan tegangan (spike) seperti kadang² terjadi?
Jarak yg dekat (atau relatif dekat) antara jaringan kabel data/sinyal dgn power akan memperbesar probability terkena interferensi ketika gangguan muncul. Insulator dan/atau shielding dibuat pabrik dgn spesifikasi penggunaan standar rumah-tangga [kecuali kalau anda menggunakan kabel khusus]. Sedangkan yg namanya gangguan secara implisit sudah mengandung arti "tidak normal".
ya, emang belum sempat nih ngerapiin tempatnya nih..
oh ya, kalo banyak teman2 di forum ini saya lihat jadi jurangan warnet
, kalo saya 'cuma' tukang servis komputer, jadi tempatnya gak bisa rapi lebih dari 24 jam.. ![]()
untuk kabel listrik saya emang pake yang kualitas bagus, (biasanya merek Lestari, Eterna atau Extrana), kalo kabel UTP juga pake yang agak bagusan dikit, merek AMP, ada shield/pelindung dari lembaran logam (seperti pada kabel koaksial), emang harga agak mahal, tapi emang terasa kualitasnya beda.. whatever, kualitas tidak menentukan lagi kalo ada gangguan yang emang sering terjadi di sini (listrik mati-padam, eh nyala-padam, speedy juga sering DC, tapi gak sering, yang lebih seringnya statistic berubah2, misalnya kalo pagi2 gini LAnya tinggi , SNRM rendah)
Downstream Upstream SNR Margin (dB) 23.1 16.0 Attenuation (dB) 32.0 35.0 Output Power (dBm) 19.0 12.5 Attainable Rate (Kbps) 5088 136
edited: wah belum berhasil
masih amburadul..
JT wrote:
Lain kali boleh dicoba posting status modem dgn menggunakan BB Code "{Code}" (kurung-kurawal ganti dgn kurung-siku). Petunjuk dan contoh penggunaan ada di halaman "BBCode Help" (klik opsi "BBCode" yg tepat berada di bawah kotak unt mengetik isian posting).
Oh githu tho carenye.. ![]()
maklum, anak baru..
ian wrote:
wah wah ... sehabis sahur langsung posting ...
lhaaa. yang ngomong juga kan.. ![]()
Last edited by piccolo_ijo (22-08-2009 06:53:57)
Offline
mau tanya status di modem saya begini :
Line State Connected
Modulation ADSL_G.dmt
Annex Mode Annex A
Max Tx Power -38 dBm/Hz
Item Downstream Upstream Unit
SNR Margin
28
31
dB
Line Attenuation
40
20
dB
Data Rate
1024
256
kbps
kira-kira mumpuni ga kalo mau di sharing ke 2 rumah (5 latop)
Offline
Downstream Upstream
Rate (Kbps) 1020 124
SNR Margin (dB) 30.1 35.5
Attenuation (dB) 15.5 3.6
kalo menurut teori mas Jacka tempat saya dgn status spt ini lumayan OK, tapiiiii......kdg kog tiba2 putus nyambung, modem dah ganti baru, telp 147 gk ad masalah, kecepatan rata2 donlod cm klo dipake sendiri rata 50an KBps, katanya paket 1Mb lebih stabil coz dpt IP public tp knp kecepatan max 512 KBps ya...?? itupun gk murni sgitu... ![]()
Offline
Mas, mau tanya status saya ini bagus atau gak ya?
DSL Status: Up
DSL Modulation Mode: NOT TRAINED
DSL Path Mode: INTERLEAVED
Downstream Rate: 1020 Kbps
Upstream Rate: 124 Kbps
Downstream Margin: 18 db
Upstream Margin: 2147483647 db <------- ini kok gede banget ya?
Downstream Line Attenuation: 56
Upstream Line Attenuation: 29
Downstream Transmit Power: 0
Upstream Transmit Power: 0
Kalo dishare buat 2 komp yg satu jadi lelet, kenapa ya?
Offline