<![CDATA[Komunitas Indonesia Open Source — Linux from Scratch (LFS)]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/index.php Fri, 19 Jun 2015 03:19:21 +0000 PunBB <![CDATA[Struktur direktori di file system linux]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=22546&action=new Sebagian diantara kita,terutama pemula dalam pengguna linux mungkin pernah bertanya,mengapa terdapat program yang di letakkan

di /bin /sbin /usr/bin atau /usr/sbin ?

misal,seperti command less terletak di direktori /usr/bin/ kenapa bukan di /bin /tmp atai di tempat lainnya?

Untuk artikel kali ini,mari kita cari tau prinsip filesystem linux dan mencari pengertiannya lebih dalam mengenai struktur

direktorinya.

1. /root

setiap single file dan direktori dimulai dari root,dan hanya user inilah yang memiliki privilegs untuk user ini sendiri
dan perlu di catat bahwa /root adalah direktori home user root
yang sangat berbeda dengan /


2. /bin user binaries

Berisi ekskutable biner


Umumnya terdapat perintah linux yang seringkali anda gunakan dalam mode
single user,terdapat pada direktori ini.

contoh : ps, ls, ping, grep, cp.


3. /sbin atau system binary

Hampir mirip dengan /bin, /sbin juga berisi file eksekutable biner
Tapi, perintah linux yang terletak di bawah direktori ini biasa digunakan oleh sysadmin, untuk tujuan pemeliharaan sistem.
contoh: iptables, reboot, fdisk, ifconfig, swapon


4. /etc atau file konfig

Berisi file-file konfigurasi yang dibutuhkan oleh semua program.
Hal ini juga berisi startup dan shutdown shell script yang digunakan untuk memulai / menghentikan program individu.
contoh: /etc/resolv.conf, /etc/logrotate.conf


5. / dev atau device file

Berisi file device.
Ini termasuk device terminal, usb, atau perangkat yang melekat pada sistem.
Sebagai contoh: / dev / tty1, / dev / usbmon0


6. / proc atau Informasi Proses

Berisi informasi tentang proses sistem.
Ini adalah filesystem palsu berisi informasi tentang proses yang berjalan.
contoh: / proc / {pid} direktori berisi informasi tentang
proses dengan pid tertentu.
Ini adalah filesystem virtual dengan informasi teks tentang source sistem.
contoh: / proc / uptime


7. / var atau variabel

var singkatan dari variabel.
Isi file yang mungkin bisa berkembang bisa ditemukan di bawah direktori ini.
Ini termasuk - file log sistem (/ var / log);
paket dan file database (/ var / lib); email (/ var / mail);
print queues (/ var / spool); ngunci file (/ var / lock);
temp file yang dibutuhkan di reboot (/ var / tmp);


8. / tmp atau temporer file

Di direktori ini terdapat file-file yang sementara
dibuat oleh sistem dan pengguna.
File di bawah direktori ini dihapus ketika sistem reboot.


9. / usr atau program user

Berisi binari, library, dokumentasi, dan source code untuk program tingkat kedua.
/ usr / bin berisi file biner untuk program user.
Jika Anda tidak dapat menemukan biner pengguna di bawah / bin,
lihat di /usr/ bin.

contoh: di, awk, cc, less , scp
/usr/sbin berisi file biner untuk sysadmin.
Jika Anda tidak dapat menemukan sistem biner di bawah /sbin,
lihat di /usr/sbin.
contoh: ATD, cron, sshd, useradd, userdel

/usr/lib berisi tentang library untuk /usr/bin dan /usr/sbin
/usr/local berisi pengguna program yang Anda install dari source.
contoh, ketika Anda menginstal apache dari source, berjalan di bawah /usr/local/apache2


10. /home direktori home

Direktori home untuk semua user,terlebih ketika menyimpan file pribadi mereka.
contoh: /home/paijo , /home/bejo


11. /boot atau file boot loader

Berisi boot loader file yang saling terkait.
Kernel initrd, vmlinux, file grub terletak di bawah /boot
contoh: initrd.img-2.6.32-24-generic, vmlinuz-2.6.32-24-generic


12. /lib library sistem

Berisi file-file library yang mendukung binari terletak di bawah /bin dan /sbin
Nama file Library nya adalah ld* atau lib* .so.*
contoh: ld-2.11.1.so, libncurses.so.5.7


13. /opt add on applikasi opsional

opt adalah singkatan dari opsional.
Berisi aplikasi tambahan dari vendor masing-masing.
aplikasi tambahan harus di install di /opt/ atau /opt/sub-direktori.
Misal : /opt/lampp /opt/metasploit

14. /mnt Mount Directory

Dan mount direktori adalah dimana sysadmin dapat me-mount-ing filesystem nya

15. /media Media removable device

jika mount directory untuk perangkat removable.
sebagai contoh, /media/cdrom untuk CD-ROM;
/media/floppy untuk floppy drive;
/media/cdrecorder untuk CD writer


16. /srv Untuk Service Data


srv singkatan singkatan dari service.
Berisi tentang service yang terkait dengan data di server.
Misalken, /srv/cvs berisi data CVS terkait.

]]>
Fri, 19 Jun 2015 03:19:21 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=22546&action=new
<![CDATA[gps fishfinders]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=20286&action=new Wherever you fish, programming a trolling system comes down to several basic variables. Put them all together in the right combination and you are almost guaranteed success. Trolling is not a lazy man's method of fishing. It takes know-how and experience and lots of persistence, but when done correctly can produce fantastic results.

Getting your lure to the correct depth is the single most important aspect of successful trolling. The depth of a trolled lure depends on several factors, the first of which is lure design. Lures with large diving lips go deeper than those with small lips or no lips at all. Lures made with a high density metal or plastic go deeper than buoyant plugs made with wood or hollow plastic. If you're fishing deep water you'll want to go with the larger lips or weighted plug. On the contrary if you are fishing shallow water you'll want to opt for the floating lure with a small diving lip.

A second factor in programming your trolling is line length. The farther back your lure is from the boat the deeper it runs. A plug that reaches only ten feet when trolled back one hundred feet may go to 15 feet at 150 feet back and to 20 feet when you let out 200 feet of line. These depths are more pronounced when leadcore line is used. Most bass taken by trolling are caught near bottom structure, so accurately controlling your depth by controlling your line length is very important.

Determining the amount of line you need to have out can be managed while using a Lowrance GPS or Raymarine fishfinder. These electronic devices will display accurate images of the water's bottom and help guide your trolling efforts.

Line diameter and density are also factors in lure depth control. Thinner lines are less buoyant and usually reach a greater depth for a given line length and lure design. Thin lines penetrate the water easily, so light test lines are generally good choices for deep water trolling. However, the thin lines also have it's disadvantages as being easily broken when your lure hangs on a snag instead of a bass. You may want to consider carrying a plug retriever in your fishing gear.

Adding weight to your line is another way controlling depth. Twist-on sinkers or split shot can add several feet to your lures running depth. Leadcore lines also add depth but they are expensive and tend to twist and snarl after a day of trolling.

]]>
Thu, 23 Aug 2012 07:00:53 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=20286&action=new
<![CDATA[no directory swap di ubuntu squid]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=20085&action=new 2012/08/06 08:27:14| Local cache digest enabled; rebuild/rewrite every 3600/3600
sec
2012/08/06 08:27:14| logfileOpen: opening log /dev/null
2012/08/06 08:27:14| /cache/00: (2) No such file or directory
FATAL:  Failed to verify one of the swap directories, Check cache.log
        for details.  Run 'squid -z' to create swap directories
        if needed, or if running Squid for the first time.
Squid Cache (Version 2.7.STABLE9): Terminated abnormally.
CPU Usage: 0.012 seconds = 0.004 user + 0.008 sys
Maximum Resident Size: 14832 KB
Page faults with physical i/o: 0



ada yang tau ngga ini kenapa udah pusing dan mentok nih
ane lagi belajar bikin squid ubuntu 10.04

]]>
Mon, 06 Aug 2012 11:25:39 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=20085&action=new
<![CDATA[Standarisasi Linux]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=19608&action=new Para Komunitas KIOS mohon bantuannya nih,..

saya lagi nyari standarisasi domain controller di linux.. saya nyari" di om Google, lumayan susah jg,..:(.

saya kebingungan nih OM,. smile
...barangkali para master KIOS bisa membantu saya,.. terima kasih..

]]>
Tue, 10 Jul 2012 02:48:21 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=19608&action=new
<![CDATA[Mohon pengarahn ttg implementasi load balancing outgoing connections]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=17312&action=new implementasi load balancing outgoing connections menggunakan squid

maaf ane newbie minta bantuannya n kalau ada kata yg tak sesuai harap maklum...
langsung aja gan....

1. apa hubungan load balancing dengan outgoing
2. ada kah perbedaan  outgoing dengan squid
3. apa hubungan load balancing dengan squid
4. tolong gambarkan skema implementasi load balncing outgoing connections menggunakan squid "tolong jlskan"

terima kasih sebelumnya...

]]>
Mon, 16 Jan 2012 10:35:56 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=17312&action=new
<![CDATA[The anchors made of strong straps can keep the climbers in position an]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=17027&action=new The anchors made of strong straps can keep the climbers in position and
   
    The short wedding dresses a point to make here is that having a canine in the house that is shedding is not going to go over very well. The all the money cards in the cards of your destiny book are diamonds, the good ones and the wedding reception decorations bad ones. The a gong sounded from the computer signaling that one quarter of the Modest Bridesmaid Dresses allotted time had passed. The Wedding Invitations one issue that always comes up while choosing comfortable wedding shoes is the price factor. Even some people, specifically women still uses bags even Maternity Wedding Dresses if not that needed, they use bags for fashion sake. And this can have a slimming effect on your figure, especially in colors of blue, black, brown, and Royal Wedding Invitations indigo. The cheap wedding invitations numbers in the wild, though, hover around five to six thousand the conservation status still being 'endangered'. Is when one is Oscar Dresses wearing a comfortable pair of jeans, it can almost feel like something of a second skin. To you will need add ons to cheap wedding rings go with your gown such as footwear, a handbag as well as jewelry. To the point to christmas wreaths be pondered is that bad credit mortgages have higher interest rates than most other types of loans. The keep your cool, only lower that price once to get your emails out to the flower girl dresses "watchers" and hold firm.

]]>
Thu, 22 Dec 2011 06:10:32 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=17027&action=new
<![CDATA[Tanya : Patch dasar LFS untuk mail server?]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=16769&action=new Assalammualikum rekan2,saya newbie dan sya ingin tanya patch dasar untuk membangun mail server di LFS apakah ada yang tahu?
Semoga rekan2 dapat membantu.

]]>
Wed, 23 Nov 2011 02:08:52 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=16769&action=new
<![CDATA[membuat fake acces point dengan AIRBASE dan setting DHCP nya]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=15870&action=new assalamualaikum wr.wb

mau tanya donk suhu2 .. kmren saya mencoba membuat fake AP dengan AIRBASE tapi pas nyoba connect_ in clientnya g dapet IP dan statusnya LIMITED OR NO CONNECTIVY .
bagaimana cara membuat DHCP pada AIRBASE OS bacak track 4 rev2 sehingga client yg ada bisa terkoneksi dan menjadi sebuah fake AP ???

trimakasih ..

]]>
Tue, 05 Jul 2011 04:07:29 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=15870&action=new
<![CDATA[tanya tutorial blfs]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=15702&action=new halo teman" KIOS
setelah lfs selesai dilanjutkan blfs

tetapi saya binggung harus mulai dari mana
mohon pencerahannya big_smile

]]>
Mon, 13 Jun 2011 09:53:13 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=15702&action=new
<![CDATA[Kompilasi paket]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=15331&action=new Linux dibangun dengan memakai bahasa C. Tapi untuk membuat linux dari awal (LFS), sebaiknya kita juga paham akan bahasa C/C++. Untuk membuat LFS diperlukan paket-paket program yang masih berupa kode-kode bahasa pemprograman yang bisa dimengerti manusia (source code), kumpulan dari source code yang membentuk suatu program disebut dengan paket/packet.

Paket-paket biasanya di kompresi/compress dengan menggunakan .tgz, .tar, .tar.gz, .tar.bz2.
Untuk memudahkan peng-compile-an sebuah paket, biasanya ada mekanisme otomatisasi untuk mencari dependencies program yang dibutuhkan serta mengkonfigurasikannya.
Proses tersebut dapat dijalankan degan perintah "configure". Tapi tidak semua paket
mempunyai fasilitas tersebut, ada baiknya sebelum meng-compile melihat/membaca file
"INSTALL" atau "Readme".

Setelah proses configure selesai, langkah selanjutnya adalah "make". "make" ini adalah
proses compilasi yang hasilnya dapat berupa file executable dan-atau file library.
Proses ini adalah proses yang paling lama (tergantung dari banyaknya source code
yang di compile dan kecepatan CPU dan kapasitas RAM).

Langkah terakhir adalah "make install" yaitu proses install dari hasil proses compile.
Kalau di lihat, "make install" sebenarnya adalah proses menyalin/meng-copy file-file
dari hasil proses compile ke folder tujuan akhir. Folder tujuan bisa di set pada saat
configure (untuk lengkapnya bisa dilihat dengan perintah "configure --help")

Nah, untuk selanjutnya kita berdikusi aja ya... smile

salam

]]>
Fri, 29 Apr 2011 08:07:07 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=15331&action=new
<![CDATA[[diskusi] otomasi LFS - mungkinkah?]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=15305&action=new Assalamu'alaikum wr. wb.

rekan KIOSer,

proses kompilasi source memang terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama (tergantung dari kecepatan CPU dan jumlah RAM) - sehingga tak jarang, *mungkin* banyak dari kita yg agak kurang sabar menunggu, apalagi bila sumberdaya CPU dan RAM kurang memadai smile

pertanyaannya :
apakah memungkinkan bila kita membuat sebuah skrip untuk me-otomasi proses kompilasi secara keseluruhan? dari mulai pembuatan build environment (chroot), pengambilan seluruh berkas source yang diperlukan dari repositori (download), sampai dengan proses kompilasi seluruh berkas source berikut patch-nya yg diperlukan - sampai ke tahap pembuatan image distro? smile

sebelum memulai diskusi ini, memang sebaiknya ada sukarelawan dari rekan KIOSer yang mau memberikan/berbagi  sedikit ilmunya tentang struktur dari berkas source - seperti apa itu berkas source, berkas apa saja yg biasanya terdapat didalam paket source, petunjuk/panduan kompilasi source dsb, apa itu patch dan bagaimana penggunaannya, dst - sehingga dapat dilanjutkan ke diskusi otomasi LFS

apakah ada rekan2 KIOSer yang mau berbagi untuk belajar LFS bersama2? smile

Wassalamu'alaikum wr. wb.

]]>
Wed, 27 Apr 2011 02:44:37 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=15305&action=new
<![CDATA[tanya lfs]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=15285&action=new halo master-master lfs
saya masih newbie di alam ini

langsung saja begini ceritanya
saya sedang di tugas akhir kuliah, nah project saya  adalah remaster linux dengan metode from scratch 6.3, jadi nantinya jika lfs sukses akan dilanjut dengan blfs. Sudah saya coba di virtual sukses dan lfs bisa booting, tetapi saya coba dengan hardware asli kok muncul pesan

Kernel panic - not syncing:VFS: Unable to mount root fs on unknown-block(2,0)

padahal setingan di grub sudah benar, apkah gara" saya pakai HD SATA

mohon bantuannya para suhu smile

]]>
Sun, 24 Apr 2011 14:23:29 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=15285&action=new
<![CDATA[Subforum LFS - mohon dibaca sebelum posting]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=14388&action=new Assalamu'alaikum wr. wb.

Dear rekan semua,

Agar subforumnya tersusun dengan baik, kiranya teman2 membaca dulu panduan umum untuk posting pada forum Komunitas Indonesia Open Source/KIOS :

http://opensource.telkomspeedy.com/foru … .php?id=28

terima kasih atas kerjasamanya smile

Wassalamu'alaikum wr. wb.

]]>
Sun, 30 Jan 2011 08:38:21 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=14388&action=new
<![CDATA[Environment Variable & chroot]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=12768&action=new Bayangkan bila anda akan menjalankan perintah "ls", atau perintah-perintah
lainnya harus menambahkan direktori/folder tempat file perintah tersebut berada misal
   

/bin/ls; /sbin/fdisk; /usr/sbin/squid; /usr/local/boch/bin/bochs

Tentu akan membuat jari lelah bukan, bukan hanya itu saja, kita juga harus hapal dengan tempat file itu berada.

Adalah shell environmen variable yang kita butuhkan.
Untuk melihat variable apa saja yang ada, bisa gunakan perintah
   

set

Utunk menset variable bisa gunakan perintah
   

export

Untuk menghapus variable bisa gunakan perintah
   

unset

Untuk mengatasi masalah diatas kita dapat menset/menambahkan variable PATH

PATH = /bin:/sbin:/usr/bin:/usr/sbin
export PATH

Contoh lain penggunaan environmen variable;

- Kita buat sebuah variable yang menunjuk sebuah file, dan file tersebut akan dibaca
  dengan menggunakan variabel yang akan dibuat, dan hapus variable.

export PASS=/etc/passwd
cat $PASS
unset PASS

- Ada program di /usr/local/bochs/bin/bochs, program itu ingin kita exsekusi langsung tanpa
   menambahkan folder tempat program itu berada
   

export PATH=/usr/local/bochs/bin:$PATH

$PATH digunakan untuk menambahkan variable PATH sebelumnya

Untuk membuat variable baru, jangan membuat dengan nama variable yang sudah ada.

----------------------------------- chroot ---------------------------------

Bila kita ingin menjalankan program di partisi root yang lain, dapat memakai perintah "chroot".

Misal kita punya dua versi linux dan ingin mejalankan program di linux yang satunya.
Partisi root berada di /linux1
   

chroot /linux1 /bin/bash --login +h

Untuk lebih memahami ini kita bisa berdikusi lebih lanjut, kalau ada kekurangan/kesalahan muhon
dikoreksi.. smile

]]>
Mon, 13 Sep 2010 19:10:49 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=12768&action=new
<![CDATA[pengenalan struktur belajar LFS sederhana]]> http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=12552&action=new Assalamu'alaikum wr. wb.

dear rekan KIOSer semua smile

untuk mempermudah rekan2 KIOSer memahami tahapan belajar membuat distro dengan panduan LFS - abdi ada sedikit tips belajar yang diringkas dari situs linuxfromscratch.org.

secara umum materi belajar LFS (introduksi) ada disini http://www.linuxfromscratch.org/lfs/

buku/materi tutorial ada 2 macam :
pdf/html yang dapat diunduh -> http://www.linuxfromscratch.org/lfs/downloads/stable/
atau bisa dibaca online -> http://www.linuxfromscratch.org/lfs/read.html

pembagian bab materi belajar LFS ada disini http://www.linuxfromscratch.org/lfs/view/stable/ - yang menjelaskan tahapan2 untuk membuat sebuah distro (termasuk penjelasan kumpulan paket sumber/source package dan patch/tambalan yang dibutuhkan - membuat sistem sementara dst).

walaupun LFS dapat menjadi sangat rumit (tahapan tersebar tak beraturan) - secara sederhana ada 3 tahapan penting dalam belajar LFS :
1. pengumpulan/pembangunan prasarana kompilasi
meliputi : pengumpulan source, pembuatan area kompilasi, pembuatan alat kompilasi dsb
2. kompilasi dan instalasi aplikasi
3. tahap finishing
meliputi : bootstrap agar distro yang baru dapat beroperasi dan dijalankan.

untuk tahap awal belajar, untuk sistem induk/host system - rekan2 KIOSer dapat menggunakan mesin virtual seperti qemu atau virtualbox atau virtualpc atau vmware dsb dan dibantu dengan LFS liveCD http://www.linuxfromscratch.org/livecd/ yang sudah mencakup paket sumber untuk dikompilasi. waktu kompilasi akan sangat beragam durasinya - jadi pastikan rekan2 KIOSer untuk menyimpan hasil kerja saat mematikan mesin virtual (saved state) agar tidak kehilangan jejak tahapan kompilasi.

untuk metode belajarnya sendiri : kertas/buku catatan dan pensil/bulpen adalah cara terbaik untuk mempermudah daya ingat smile buat ringkasan materi dan mencoba praktek kompilasi dan mencatat dimana letak errornya <- yang terpenting smile

ok, sedikit tips belajar bagi kita semua,
bila ada yang salah/kurang mohon dimaafkan/dikoreksi -
semoga bermanfaat smile

Wassalamu'alaikum wr. wb.

]]>
Thu, 26 Aug 2010 23:34:26 +0000 http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=12552&action=new