Telkom Kudus Kenalkan Internet
Telkom Kudus bersama Suara Merdeka menyelenggarakan Seminar Gerakan Santri Menulis (GSM) di lokasi Pesantren Daarul Falah pimpinan KH Achmad Basyir, Jalan Sewonegoro Jekulo, Kudus, dan dibuka oleh pengasuh Ponpes Darul Falah Jekulo, KH A Badawi Basyir, Sabtu (28/7).
Menjawab harapan Badawi Basyir, Pemimpin Redaksi Suara Merdeka, Amir Machmud, mengemukakan bahwa pihak redaksi Suara Merdeka telah memiliki ruang terbuka bagi pembacanya. Menurutnya, selain rubrik resmi yang bisa diisi, ada pula rubrik lain yang bisa dimanfaatkan para pembaca untuk mengirimkan tulisan, yaitu rubrik “Tilik Kampung” (citizen journalism) yang terbit sepekan sekali. Amir menjelaskan, GSM merupakan agenda rutin yang telah dilaksanakan Suara Merdeka sejak 1994, bersinergi dengan Telkom.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kudus, H Hambali, mewakili Bupati, Musthofa, mengapresiasi kegiatan yang telah digelar Suara Merdeka sejak lama. "Semoga pertemuan (GSM-red) ini membawa manfaat pada para santri, dalam rangka memberikan bimbingan dan motivasi supaya bisa menulis dengan baik," katanya.
Manar Telkom Area Kudus, Khadziqoh Eko Putri, ketika mengisi materi tentang Internet mengatakan bahwa internet membuat perkembangan media semakin canggih.
Rekan-rekan media dapat menyampaikan informasi penting dengan cepat dan aktual, pembaca pun dapat mengakses informasi dengan lebih mudah. Bagi santri, internet dapat memperluas wawasan dan ilmu pengetahuan, sebagai sarana komunikasi, dan dapat digunakan untuk mengekpresikan hobi menulis lewat blog secara online.



